CILEGON – Sejak pelantikan 31 Mei lalu, ternyata masih menyisakan sejumlah masalah. Salah satunya masih banyaknya para pegawai Unit Pelaksana Tekni Dinas (UPTD) Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon yang sampai sekarang belum mendapatkan tempat kerja yang baru. Para pegawai UPTD ini. baik UPTD kecamatan maupun kota terpaksa harus pindah tempat kerja lantaran UPTD sudah dihapus. Ini lantaran dampak diterapkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, honorer yang sebelumnya bekerja di UPTD Kecamatan Cibeber justru harus mengurus sendiri dan meminta tolong ke sejumlah kelurahan untuk bisa ditempatkan bertugas di kelurahan. “Iya kasihan nasib teman-teman yang tadinya kerja di UPTD. Harus ngurus sendiri mau pindah kemana,” kata Sekretaris Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber Hilman kepada oeridab.com, Jumat (5/6).

Menurut Hilman, ada honorer yang tadinya tugas di UPTD Dindik Kecamatan Cibeber meminta tolong untuk bisa ditempatkan di kantornya. “Karena kasihan, apalagi kenal, ya dibantu,” ujar santri yang pernah mondok di Pesantren Bani Latif Cibeber ini.

Tidak hanya di Cibeber, di Ciwandan juga mengalami nasib serupa. Salah satu pegawai negeri sipil (pns) eks UPTD Dindik Ciwandan menuturkan, nasib serupa tidak hanya dialami para honorer, tapi para pns yang tadinya bertugas di UPTD Dindik mengalami hal yang sama. “Mau pindah tugas dimana ya ngurus sendiri. Memang ada yang diurus oleh dinas, tapi tidak semua,” ujar laki-laki yang enggan disebutkan namanya ini.

Dikonfirmasi mantan Ketua UPTD Dindik Kota Cilegon Wandi Wahyudin belum menjawab pertanyaan oeridab.com. (chila/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here