CILEGON- Cilegon Ethnic Carnival (CEC) 2019 digelar oleh Pemkot Cilegon, Sabtu(24/8) malam. Acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi. Hadir juga Kepala Bidang (Kabid) Area 2 Asdep Parawisata (Kemenpar) RI, unsur forkopimda Kota Cilegon, pimpinan instansi vertikal, perwakilan BUMN, BUMD, dan swasta, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi kepemudaan.

Ribuan peserta tampak antusias memamerkan kebudayaan dari berbagai penjuru tanah air. Start dimulai dari halaman Kantor Walikota Cilegon dan finish di Rumah Dinas Walikota Cilegon. Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan gelaran CEC 2019 ke-6 di sepanjang jalan protokol mulai dari Kantor Walikota Cilegon hingga ke Rumah Dinas Walikota Cilegon.

Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, tahun ini merupkan tahun ke-6 penyelenggaraan CEC. Dalam hal ini Pemkot Cilegon telah mengagendakan program bulan kunjungan yang setiap tahun dilaksanakan April dan agustus di setiap tahunnya. “CEC merupakan salah satu event yang dilaksanakan dalam mendukung program bulan kunjungan wisata. Event ini juga ditujukan untuk mendukung program visit Banten dan visit Indonesia,” kata Edi dalam sambutannya.

Dikatakan Edi, Cilegon merupakan kota industri di Provinsi Banten. Lebih dari 100 perusahaan beroperasi di Cilegon. Dari tahun ke tahun industri terus tumbuh dan berkembang dengan banyaknya investasi baru. Termasuk perkembangan di sektor lainnya seperti pariwisata dan kebudayaan. Agar tercipta kota industri yang berbudaya dan iklim industri yang kondusif pada kehidupan masyarakat Cilegon. “Selama ini masyarakat Cilegon hidup dengan berbagai etnis dan budaya hidup rukum dalam bingkai NKRI, dan sesuai dengan semboyan Cilegon Akur Sedulur Jujur Adil Makmur,”tuturnya.

Menurut Edi, untuk mempererat kerukunan di tengah masyarakat yang heterogen, perlu diselenggarakan acara yang bernuansa seni budaya sebagai refleksi keragaman budaya yang ada di Cilegon. Atas dasar itu, Pemkot Cilegon melalui dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon menyelenggarakan CEC. “ Tahun ini tema yang diambil Kemonesan Budaye Nusantara,” terang Edi.

Edi berterima kasih kepada seluruh panitia, kontingen, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kesuksesan penyelenggaraan CEC 2019 ini. “Kami berharap penyelenggaraan CEC dan Golok day yang rutin diselenggarakan Pemkot Cilegon menjadi kalender event nasional tahunan Kemenpar RI dan dapat berimbas pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Cilegon,”harapnya.

Sementara perwakilan Kemenpar RI, Astuti menegaskan, pihaknya mendukung kegiatan CEC sebagai bentuk sinergitas semua pihak. Baik pemerintah, masyarakat, komunitas, dan media, serta pihak lain yang terkait dengan even ini. “Kemenpar mengapresiasi CEC ini,baik secara nasional dan internasional. CEC ini penting untuk melestarikan budaya di masing-masing daerah,” tuturnya.

Astuti juga menambahkan, pihaknya sepakat CEC masuk dalam Calendar of Events di kementrian tempatnya bertugas. “Namun demikian CEC ini harus memenuhi 3 syarat, yaitu kreasi yang harus ditingkatkan. Dan ini juga perlu komitmen pemerintah,” tandasnya. (advertorial/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here