Musyawarah. Pengurus FKDT Kota Cilegon ditanya oeridab.com di sela-sela musyawarah terkait usulan kenaikan honor di Kantor Kemenag Cilegon.

CILEGON – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT)  Kota Cilegon meminta kenaikan honor guru Madrasah Diniyah (MD)  yang sebelumnya Rp 400 ribu menjadi Rp 600 ribu.

Ketua Bidang Organisasi FKDT Cilegon Sofwan menjelaskan, pihaknya dalam melakukan audiensi dengan Pemkot meminta kenaikan honor guru MD menjadi Rp 600 ribu dan bukan Rp50 ribu. “Kalau kenaikan Rp50 ribu sudah pernah disampaikan oleh Walikota ketika Cilegon jadi tuan rumah Porsadin tingkat provinssi, ” jelas Sofwan kepada oeridab.com di sela-sela rapat FKDT di Kantor Kemenag, Kamis (17/10)

Sofwan menyatakan, jadi tidak benar kalau audiensi dua hari yang lalu itu hanya untuk meminta kenaikan Rp50 ribu. “Kita minta naik agar honor guru menjadi Rp 600ribu, maka kalau disetujui, honor guru sekitar Rp600 ribu, lantaran sebelumnya Rp400 ribu yang berasal dari Honda(honor daerah) yang sekarang berubah jadi BPKG (Bantuan Peningkatan Kesejahteraan Guru), ” terang Sofwan.

Sofwan berharap, agar Pemkot segera menyetujui usulan FKDT. Ini lantaran untuk kepentingan orang banyak. “Ya harapannya secepatnya. Tahun depan sudah terealisasi, ” harap Sofwan.

Ketua FKDT Mahruri menambahkan, kalau kenaikan Rp50 ribu, walikota juga sudah mengakomodir dan akan segera merealisasikan secepatnya. “Jadi audiensi beberapa hari yang lalu itu memang untuk meminta kenaikan Rp 600ribu,” tambah Mahruri lagi.

Mahruri membeberkan, jumlah guru MD di kota baja itu ada sekitar 1.550.Tapi dari jumlah itu sekitar 300 orang belum mendapatkan honor sama sekalo dari Pemkot. “Cuma menerima dari masing-masing madrasah tempatnya mengajar, “beber Mahruri Yang juga Ketua FKDT Provinsi Banten.

Mahruri berharap, agar Pemkot bisa menyetujui dan mereallisasikan usulan FKDT. “Semoga tahun depan para guru MD sudah bisa menerima hasilnya, ” tandasnya. (umam/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here