Meresmikan. Wakil Walikota Rt Ati Marliati meresmikan BLK di Pondok Pesantren Al-Insan.

CILEGON – Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Al-Insan di Pondok Pesantren Al-Insan, Lingkungan Krotek, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa (10/12). BLK Al-Insan tersebut berdiri atas bantuan dari pemerintah pusat yaitu Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) RI melalui Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang.

Pada peresmian tersebut, juga hadir Kepala BBPLK Serang Agung Nur Rohman, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Nurrotul Uyun, Ketua Yayasan Al-Insan Abdul Ghofur, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Cibeber, serta warga sekitar Lingkungan Kerotek.

Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati menyampaikan ucapan terima kasih kepada BBPLK Serang yang telah membantu pembangunan BLK Al-Insan. Ia berharap, dengan dibangunnya BLK Al-Insan, semoga bisa menjadi wadah bagi alumni Pondok Pesantren Al-Insan untuk menimba ilmu khsususnya skill teknik pengelasan. “Kami berharap BLK ini bisa menjadi sarana untuk meningkatkan skill lulusan Pondok Pesantren Al-Insan dan warga Krotek agar mempunyai skill dan ┬ásiap bersaing di pasar kerja,” kata Ati.

Ditambahkan Ati, Pemkot Cilegon berupaya menekan angka pengangguran dengan meningkatkan skill warganya. Pihaknya juga akan mendata pondok pesantren agar bisa bekerjasama dengan BLK di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Cilegon. “Nanti bisa saja BLK Cilegon yang melakukan kerjasama dengan Pondok Pesantren agar lulusan Pondok Pesantren juga bisa bersaing di dunia industri, dan bisa terserap di lapangan kerja,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala BBPLK Serang Agung Nur Rohman mengatakan, BLK Al-Insan ini merupakan BLK pertama di Cilegon hasil kerjasama antara Kemenakertrans dengan komunitas khususnya Pondok Pesantren. BLK yang didirikan dari hasil kerjasama ini sudah ada 13 di Provinsi Banten. “Bantuan dari pemerintah pusat berupa pendirian bangunan BLK senilai Rp 500 juta, peralatan pengelasan Rp 300 juta, dan instruktur yang disiapkan oleh BBPLK Serang,” terangnya.

Kata Agung, pelatihan pengelasan yang diadakan di BLK Al-Insan karena memang pengajuan yang dilakukan Ponpes Al-Insan membutuhkan pelatihan pengelasan. “Apalagi di sekitar Cilegon banyak industri yang membutuhkan tenaga pengelasan,” tuturnya.

Agung menambahkan, BLK Al-Insan ini diharap bisa menyerap 100 peserta pelatihan kerja setiap tahunnya. Peserta pelatihan bisa dari lulusan Pondok Pesantren Al-Insan maupun warga sekitar Lingkungan Krotek. “Kami berharap agar Ponpes Al-Insan terus membangun komunikasi dengan perusahaan agar lulusannya bisa langsung disalurkan,” terangnya. (umam/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here