oeridab.com – Rabu pagi (01/01) di tahun 2020, sejumlah kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten Rdihantam banjir bandang. Di sejumlah titik, air sungai meluap dan mengalir denga deras. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Kabupaten Lebak banjir bandang terjadi sekira pukul 05.00 WIB. Banjir terjadi akibat meluapnya air Sungai Cibeurang dan Sungai Cidurian.

Banjir terjadi di enam kecamatan yaitu Kecamatan Cipanas, Curugbitung, Lebakgedong, Sajira, Cimarga, dan Maja. Total desa terdampak banjir ada sekitar sembilan desa, sedangkan sebelas rumah rusak dan 688 rumah terendam.

Tidak hanya itu, tujuh jembatan juga mengalami putus. Salah satu jembatan yang putus merupakan jembatan utama di Kecamatan Sajira, yang menajdi penghubung ke Kecamatan Muncang, Leuwidamar dan Sobang di Kabupaten Lebak, Banten.

“Jembatan putus di beberapa tempat akibat banjir bandang,” kata koordinator Relawan Lebak Peduli, Rochman Setiawan sebagaimana dilansir Liputan6.com, Rabu (01/01/2020).

Tak hanya jembatan putus, berdasarkan catatannya ada 19 desa di tiga kecamatan yang terendam banjir bandang dan tanah longsor.

Data desa yang terendam banjir dan longsor menurut Relawan Lebak Banten, (Kecamatan Sajira) Desa Sukarame, Desa Sukajaya, Desa Sajira Mekar, Desa Sajira, Desa Bungur Mekar, Desa Calung Bungur, dan Desa Pajagan

(Kecamatan Cipanas) Desa Bintangresmi, Desa Bintangsari, Desa Haurgajrug, Desa Sukasari, Desa Sipayung, Desa Cipanas, dan Desa Luhurjaya.

(Kecamatan Lebak Gedong) Desa Banjaririgasi, Desa Banjarsari, Desa Ciladaeun, Desa Lebaksangka, dan Desa Lebaksitu

“Data sementara, di Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, ada 30 rumah hancur dan hanyut terbawa banjir, dan satu Masjid hanyut,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Omen ini mengatakan, bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga berupa makanan, selimut, pakaian dan obat-obatan.

Bahkan di perkampungan Bolang dan Susunan, Desa Bungur Mekar, beberapa rumah terendam banjir dan jembatan putus yang belum bisa terakses bantuan.

“Desa Bungur Mekar terendam banjir dan jembatan putus. Butuh bantuan makanan siap saji, obat obatan dan lainnya,” katanya. (liputan6.com/umam/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here