CILEGON – Rancangan peraturan daerah (raperda) revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Cilegon sempat memanas dan mengundang protes dari anggota DPRD Kota Cilegon terutama yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Purwakarta-Jombang terutama yang memang berdomisili di Purwakarta.

Memanasnya raperda revisi RTRW tersebut lantaran jumlah kawasan industri yang justru bertambah. Jika sebelumnya empat kecamatan yaitu Ciwandan, Citangkil, Grogol, dan Pulomerak yang menjadi kawasan industri. Kini berdasarkan raperda revisi RTRW tersebut, kawasan industri bertambah menjadi delapan kecamatan atau semua kecamatan menjadi kawasan industri. “Kecamatan Cibeber, Cilegon, Jombang, dan Purwakarta memang juga menjadi kawasan industri. Tapi itu kan tidak sebagaimana yang dibayangkan oleh masyarakat, ” klaim Kepala Bidang (Kabid)  Perekonomian, Infrastruktur, dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  Nanang Hudori kepada oeridab.com, Selasa (25/2) di ruang kerjanya.

Menurutnya, meskipun itu menjadi kawasan industri,bukan berarti kawasan industri seperti yang dibayangkan publik. “Contoh Purwakarta,bukan berarti menjadi kawasan industri padat modal. Lahannya saja sedikit. Begitu pun jika dikaitkan dengan JLU (jalan lingkar utara),walaupun di sana rencananya menjadi kawasan padat karya,tapi kan belum tahu seperti apa padat karyanya,” terang Nanang.

Kata Nanang,seperti halnya Cibeber. Bukan berarti menjadi kawasan industri padat modal sebagaimana yang sudah ada. “Disana menjadi tempat pembuangan limbah B3 saja. Jadi enggak semua. Apalagi kan ada Kawasan Pertanian Terpadu di Cibeber itu,” ujar laki-laki kelahiran Pandeglang ini.

Selain itu kata Nanang, walaupun semuanya menjadi kawasan industri, itu memang tidak bisa dihindari. Ini disebabkan sudah menjadi program pusat.  “Kan udah dari dulu. Tapi jangan diartikan di kawasan industri itu tidak ada permukiman penduduk, ” imbuhnya.

Dikonfirmasi Ketua Pansus Raperda revisi RTRW melalui whatsapp Erick Rebiin tidak berkomentar.  (tala/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here