SERANG – Setelah di sejumlah daerah menetapkan virus corona sebagai kejadian luar biasa (KLB) seperti Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi DKI Jakarta, kini Provinsi Banten pun menetapkan status KLB terkait merebaknya wabah corona. Hal itu disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) usai rapat dengan jajarannya di KP3B, Sabtu (14/3).

Bahkan Gubernur juga meliburkan sekolah untuk tingkat SMA sederajat. Kecuali siswa kelas XII yang mengikuti ujian nasional (UN). Sekolah diliburkan mulai Senin (16/3) sampai dengan 30 Maret.

“Saya memberikan instruksi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten untuk meliburkan siswa SMA/SMK Negeri maupun swasta maupun SKH selama dua pekan dan akan dibuka kelas online. Kecuali kelas XII tetap sekolah karena harus melaksanakan UNBK sesuai jadwal yang sudah ditetapkan”, kata WH melalui siaran persnya yang diterima Sabtu (14/3).

WH juga membatalkan sejumlah kunjungan kerja dan kegiatan lainnya yang ada di jajaran Pemprov Banten yang melibatkan orang banyak seperti apel dan upacara. “Termasuk penerimaan kunker dari daerah lain ke Pemprov Banten. Ini dilakukan untuk sementara waktu sampai dengan waktu yang tidak ditentukan”, ujar WH.

Hal itu dilakukan WH setelah WH menetapkan status KLB untuk Provinsi Banten. (vivanews.com-tala/red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here