CILEGON – Pemkot Cilegon memberikan bantuan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan infeksi virus corona ( Covid-19 ) yang berlokasi di halaman Kantor wali kota Cilegon, Jumat (20/03).

Perkembangan infeksi Covid-19 di Indonesia sangatlah cepat dan sangat mengkhawatirkan, tercatat sampai 18 maret 2020 kasus yang sudah terkonfirmasi sebanyak 227 kasus, dalam kasus ini terdapat 19 orang meninggal dan 11 orang dinyatakan sembuh. Mengingat dengan cepatnya penularan covid-19 yang tinggi dan mudah, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengeluarkan intruksi terkait pencegahan penyebaran virus corona di wilayah kota cilegon, salah satunya yaitu dengan meliburkan kegiatan belajar mengajar pada satuan pendidikan PAUD/TK/RA, MI/SD, SMP/MTS, serta lembaga kursus dan pelatihan yang berada di wilayah Kota Cilegon.

Dengan adanya kebijakan ini, Edi berharap, kepada orangtua untuk menyikapi dengan bijaksana dan mendukung dengan melakukan pengawasan dan upaya perlindungan di keluarga. “Saya berharap seluruh masyarakat Cilegon khususnya para orangtua mendukung kebijakan ini, dengan ikut serta melakukan pengawasan dan upaya perlindungan awal di keluarga dengan mengurangi dan membatasi interkasi dengan orang lain, menggunakan cairan antiseptic dan tidak melakukan kunjungan ke tempat-tempat keramaian”, ujarnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pemkot memberikan bantuan kepada kecamatan, kelurahan, komando distrik militer ( Kodim ), polisis resort ( Polres ), organisasi perangkat daerah ( OPD ), dan  unsur pondok pesantren yang berada di wilayah kota cilegon berupa cairan disinfektan  ( 50 Liter ), pompa cairan disinfektan ( 1 buah ), hand spray ( 1 buah ) dan sabun cuci tangan ( 5 Liter ), “Dengan adanya bantuan ini semoga bisa melindungi masyarakat kota cilegon agar terhindar dan tidak terjangkit virus covid -19” tutur Edi.

Dalam kesempatan itu, Edi mengajak kepada seluruh instansi untuk bekerjasama dengan aparat keamanan TNI, polri, dan unsur swasta serta seluruh masyarakat kota cilegon untuk meningkatkan kewaspadaan dalam upaya pencegahan penularan virus corona, “Dalam hal ini dibutuhkan kerja sama antara instansi terkait di pemerintah, apparat keamanan TNI, Polri, unsur swasta dan seluruh masyarakat di tingkat kota, kecamatan, kelurahan, RT/RW untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus saling bekerja sama, bahu membahu dalam upaya mencegah penularan infeksi virus corona”, ajak Edi. (tala/red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here