CILEGON – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon memberikan bantuan spesifik perempuan kepada pekerja perempuan yang terdampak covid-19.

“Jadi intinya hari ini ada penyerahan bantuan spesifik pada 51 pekerja perempuan yang di PHK (Putus Hubungan Kerja) karena dampak covid-19. Ini dari Kementerian PPPA. Kami sebagai mediator saja,” kata Kepala DP3AKB Kota Cilegon, Heni Anita Susila, Kamis (28/5).

Menurutnya, dengan adanya bantuan secara spesifik ini menunjukkan bahwa negara hadir ketika para pekerja perempuan ada pemutusan hubungan kerja.

Selain itu, ia juga mengatakan, akan ada tindak lanjut seperti pelatihan-pelatihan bagi pekerja perempuan yang terdampak covid-19.

“Jadi nanti ada tindak lanjut nya, seperti itu,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, bantuan hari ini yang didistribusikan diantaranya, hand sanitizer, disinfektan, sarung tangan, masker, vitamin, susu, sabun cuci baju, listerin hingga pembalut. Jadi, bantuan tersebut piur kebutuhan perempuan.

“Masih muda-muda tadi usianya,” tambahnya.

Diketahui, 51 pekerja yang terkena PHK karena dampak covid-19 seluruhnya bekerja di Kawasan Krakatau Industri Estate Cilegon (KIEC). (lazo/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here