SERANG – Mediasi antara warga Perumahan Ranau Estate Tahap I dengan developer yang berakhir buntu yang digelar di Kantor Kecamatan Taktakan beberapa waktu lalu, membuat warga kecewa.

Lantaran masih buntu, warga meminta agar pihak kecamatan kembali membantu melakukan mediasi. Namun kali ini warga meminta mediasi dilakukan langsung dengan owner (pemilik) ranau.

Ketua RT 04/06 Ranau Estate Tahap I Dedy Mulyadi menyatakan, ia akan mencoba berkoordinasi lagi dengan kecamatan. Ini dilakukan agar pihak kecamatan bisa menggelar mediasi kembali.

“Namun sekarang bukan dengan manajemen atau developernya. Tapi kami minta mediasi dilakukan langsung dengan pemiliknya”, terang Dedy kepada oeridab.com, Jumat (26/6).

Dedy menuturkan, aspirasi terkait fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) akan terus diperjuangkan. Apalagi ini terkait tempat pemakaman umum (TPU) untuk warga. “Ya harus diperjuangkan. Karena pemiliknya Pak Hifni sudah pernah menjanjikan. Jadi wajar kami tagih janjinya”, tutur bapak dengan dua anak ini.

Terpisah Camat Taktakan Farach Richi ketika dikonfirmasi wartawan tidak merespon. (mam/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here