foto bersama. Kapolres AKBP Yudhis Wibisono, Walikota Edi Ariadi, Plt Kepala Dinkes Dana Sujaksana, Plt Direktur RSUD Cilegon dr.Meisuri berfoto bersama usai menerima bantuan peti jenazah dari Polres Cilegon untuk Pemkot. Sumber foto: Dokumentasi Kominfo untuk oeridab.com.

CILEGON – Kepolisian Resort (Polres) Kota Cilegon tengah mempersiapkan  lima peti jenazah standar penanganan Corona virus disease atau Covid-19. Ini dikarenakan, Pemkot kesulitan dalam pengadaan barang tersebut.

“Terobosan kreatif ini diawali dengan ditemukannya kendala-kendala keluarga di  masyarakat yang menjadi korban covid-19. Ini  selalu menjadi beban untuk melakukan pemulasaran sesuai protokol covid-19. Dikarenakan memang pemulasaran yang tidak biasa dimandikan atau dimakamkan dengan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) dan tidak ada dibawa ke rumah, disolatkan juga dirumah sakit,” Kata Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana sesuai melakukan upacara memperingati Hari Bhayangkara ke-74 di Mapolres Cilegon, Rabu (1/7).

Selain  itu,kata dia, terdapat juga kendala harga dari peti jenazah yang dibebankan kepada korban covid-19. “Itu yang kami temukan di lapangan, sehingga timbul lah ide untuk membantu karena bantuan peti jenazah standar covid-19 belum ada yang mau atau belum ada lah di Kota Cilegon ini yang menyumbang,” terangnya.

Sehingga, lanjut Yudhis, terobosan Polres Cilegon lakukan dan diserahkan kepada Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon. Harapannya, ke depan mudah-mudahan korban kasus covid-19 semakin berkurang, baik ODP (Orang Dalam Pemantauan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan) atau bahkan yang Pasien Positif Covid-19.

“Harga petinya rahasia, karena kami tidak perjualbelikan. Anggarannya itu dari partisipasi anggota polres,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, dirinya bersyukur kepada pihak kepolisian yang telah menyumbangkan lima peti jenazah standar covid-19 kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon.

“Saya berterimakasih, soalnya selama ini ada juga keluhan dari masyarakat. Kapolres mendengar dengan seutuhnya, akhirnya di hari Bhayangkara ini beliau menyumbang. Saya kira itu sebagai contoh lah. mungkin kalo ada yang lain yang mau menyumbang silahkan, tapi bukan berarti saya ingin agar korban covid-19 semakin bertambah di Kota Cilegon,” pungkasnya. (lazo/red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here