CILEGON – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon menggelar acara pemusnahan barang bukti sitaan naarkoba yang berlokasi di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN ) Kota Cilegon, Rabu (15/07).

Walikota  Cilegon Edi Ariadi Yang didampingi oleh Kepala Badan Narkotika Kota Cilegon AKBP Asep Mukhsin Jaelani, Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten, Brigjen Pol Tantan Sulistiana, Kepala Lapas II A Kota Cilegon Masjuno serta unsur Forkompimda Kota Cilegon melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis ganja sebanyak 15 Kg.

Walikota Cilegon Edi Ariadi menjelaskan, jika Kota Cilegon menjadi salah satu lalu lintas dalam penyebaran national.

“Sesuai letak gografis cilegon menjadi salah satu lalu lintas penghubung antara pulau jawa dan sumatra yang memungkinkan menjadi penghubung penyebaran narkoba seperti ganja khususnya pada kendaraan darat ” ungkapnya.  

Lebih lanjut, Edi juga menegaskan untuk mempersempit wilayah lalu lintas narkotika yang ada di wilayah cilegon ” Saya ingin koordinasi yang lebih besar dan lebih tegas baik aparatur forkopimda, BNK, BNP dan  instansi yang berkaitan dengan lalu lintas narkoba ini untuk bisa persempit dan perkecil lalu lintas penyebaran narkoba ” Tuturnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Cilegon AKBP Asep Mukhsin Jaelani mengatakan jika BNN Kota Cilegon akan terus berupaya untuk mengungkap peredaran narkoba khususnya di wilayah cilegon ” Semoga ke depan kami bisa mengungkap lebih besar lagi dalam penyebaran narkoba ini, walaupun secara khusus barangnya bukan untuk cilegon tapi bagaimana kita menyelamatkan bangsa untuk keseluruhan ” Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten Brigjen Pol Tantan Suliatiana menjelaskan, jika wilayah banten bukan hanya sebagai wilayah edar tetapi sebagai wilayah transit dan tempat produksi.

“Kalau kita lihat tiga tahun ke belakang ada tempat produksi di Lebak di Tangerang ada juga tempat transit wilayah Tangerang Raya termasuk lintasan yang sering melewati wilayah Cilegon di antaranya jenis narkotika sabu dan jenis narkotika ganja,” katanya.

Lanjut, Tantan menjelaskan, kronoligis penangkapan tersangka narkotika jenis ganja tersebut di lakukan di wilayah Gambir,Jakarta.

“Pada hari Senin 18 Juni kita bisa mengidentifikasi jenis kendaraan dan kendaraan yang dipakai bus sebelumnya kita pastikan kendaraan itu sesuai dengan informasi dari masyarakat selanjutnya kita lakukan kontrol delivery ke wilayah Jakarta tempatnya di Gambir dan di Gambir berhasil kita amankan satu orang berinisial RJ. selanjutnya dikembangkan dan berhasil diamankan dua lagi yang berinisial RH dan YI,” ungkapnya. (tala/red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here