CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menggelar apel bersama dalam rangka Kedisiplinan Kebiasaan Adaptasi Baru yang dilaksanakan di Jalan Protokol Depan Kantor Walikota Cilegon, Senin (03/08).

Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, pemerintah pusat hingga pemerintah daerah serta aparat penegak hukum dan instansi terkait yang tergabung dalam tim gugus tugas percepatan penanganan penyebaran covid-19 melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat terkait dengan perubahan pola hidup.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi menjelaskan, jika pola hidup berubah sekarang. Dari new normal menjadi kedisiplinan kebiasaan adaptasi baru.

“Saya ingin memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat tentang adaptasi perubahan pola hidup dari new normal menjadi kedisiplinan kebiasaan adaptasi baru,” ungkapnya kepada media.

Edi juga mengimbau kepada masyarakat dalam beraktifitas sehari-hari untuk menjalankan kedisiplinan dan menjalankan protokol kesehatan.

“Nanti dalam beraktifitas harus menjalankan protokol kesehatan yaitu jaga jarak aman fisik satu sampai dua meter, menggunakan masker, mengukur suhu tubuh, menyiapkan tempat cuci tangan, dan membatasi hingga separuh pengunjung di fasilitas umum,” tuturnya.

Selain itu, kata Edi, kepada pengelola tempat kerja dan pelaku usaha untuk melakukan sosialisasi terkait dengan kebiasaan adaptasi baru ini.

“Untuk pengelola tempat kerja, pelaku usaha dan pekerja di sektor jasa dan perdagangan untuk melakukan sosialisasi tentang kebiasaan adaptasi baru ini dengan cara melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja. Ini dilakukan untuk mendorong pembayaran non tunai dan memasang media informasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Edi berharap, seluruh sekolah yang ada di Kota Cilegon untuk kembali melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.

“Saya berharap sekolah yang ada di Kota Cilegon ini bisa melakukan kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka tentunya dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan,” harap Edi.

Penerapan adaptasi baru dilakukan untuk meminimalisir risiko dan dampak dari pandemi covid-19 di Kota Cilegon. (tala/red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here