SERANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten meringkus empat orang kurir penyelundup narkotika jenis sabu – sabu yang disembunyikan didalam sepatu dengan berat sebanyak 1 kilogram.

Kepala BNN Provinsi Banten, Kombes Pol Hendri Marpaung mengatakan, pihaknya telah melakukan penangkapan empat tersangka yang berinisial MN (34), MI (24), SB (30) serta HR (31) warga Banda Aceh pada tanggal 1 dan 6 September 2020 di Bandara Soekarno Hatta Banten.

“Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada pengedaran narkoba, lalu kita kembangkan dari beberapa bulan lalu dan kita olah sehingga melakukan kontrol untuk melakukan penangkapan kepada paratersangka ini,” katanya kepada wartawan di Kantor BNN Banten, Kamis (10/9).

Hendri melanjutkan, dalam penangkapan tersebut dilakukan dengan dua tahapan. Untuk tahap pertama, kata dia, petugas BNN melakukan penagkapan terhadap tersangka MN (34) dan MI (24) yang membawa barang bukti seberat 1022,1 gram sabu.

Sedangkan, untuk tersangka 2 lainnya, sambung Hendri, yaitu SB (30) dan HR (31) ditangkap pada hari Minggu sekitar pukul 22.15 WIB yang membawa sabu seberat 1013,7 gram.

“Modus para tersangka dalam membawa narkoba ini mereka menyembunyikan di dalam sepatu dengan masing – masing satu orang membawa empat kemasan di plastik bening,” imbuhnya.

Hendri menjelaskan, dari keterangan tersangka bahwa barang tersebut berasal dari Medan Sumatra Utara yang akan diedarkan ke wilayah Jawa Tengah dengan dijanjikan upah satu orangnya Rp10 juta.

“Kami masih melakukan pendalaman kasus ini, guna untuk pengembanga jaringan dari keepat tersangka,” terangnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, dikatakan Hendri, yaitu 7 unit handphon beserta SIM cardnya, 4 buah kartu ATM, 4 Kartu Tanda Penduduk (KTP), 4 pasang sepatu serta jumlah uang senilai Rp.2.680.000.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) JO Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 20 sampai seumur hidup,” tandasnya.(lazo/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here