CILEGON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan memutuskan untuk memberikan waktu satu kali kampaye kepada masing-masing pasangan calon (paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon. Hal itu dicanangkan dalam rapat koordinasi yang dilakukan di Kantor Walikota Cilegon, Kamis (17/9).

Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi mengatakan, bahwasanya rapat yang dihadiri para camat dan juga difasilitasi oleh pemerintah daerah dalam rangka penetapan titik lokasi kampaye. Selain itu, kata dia,  terkait dengan kegiatan rapat umum yang memang nantinya akan diskemakan dalam suasana pandemi covid-19.

“Jadi, itu memang yang menjadi dasar kami nanti untuk di SK kan. Nanti kan masing-masing mengusulkan titik lokasi kampanyenya. Masing-masing kecamatan akan kami rekomendasikan dan akan kami SK kan. Cuma, mungkin lokasinya kalo di draft itukan bisa jadi pelaksanaan kampanyenya hanya satu kali,” kata Irfan usai melakukan rapat koordinasi di Kantor Walikota Cilegon, Kamis (17/9).

Selain itu, lanjut Irfan, jumlah masa dalam kampanye pun akan dibatasi. Kendati demikian, ia mengaku belum dapat menentukan titik-titik lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat kampanye.

“Kalo untuk masa, jika tidak salah jumlahnya seratus, dibatasi jumlahnya. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar dan tahapan-tahapan kampanye bisa dilakukan. Tapi prinsipnya mudah-mudahan segera keluar terkait pelaksanaan kampanye umum, tadi sifatnya koordinasi, jadi akan kami segera putuskan dalam SK,” tegasnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan segera mengatur jadwal masing-masing calon untuk melakukan kampanye yang hanya akan dilakukan satu kali tersebut.

“Nanti akan kami atur jadwalnya, masing-masing calon hanya memiliki satu kesempatan kampenye. Mudah-mudahan kami semua bisa fear dalam kondisi seperti ini. Tetap ada kampenye, cuma waktunya yang dipersingkat,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana mengatakan,  KPU menyampaikan terkait dengan permohonan untuk titik-titik lokasi rapat umum dalam masa kampanye Pilkada. Kemudian, kata dia, rapat tersebut memutuskan usulan dari camat-camat terkait dengan lokasi yang akan dan bisa digunakan untuk kampanye.

“Tadi sempat ditetapkan lapangan ini dan lapangan itu, untuk lokasi kampanye. Nanti akan di SK kan oleh KPU, termasuk jadwal akan diundangnya seluruh pasangan calon atau tim pemenangan pasangan calon untuk menetapkan dimana dan tanggalnya, begitu. Karena hanya boleh satu kali rapat umum atau kampanye,” Ujarnya.

Menurutnya, Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 tengah mengatur teknis pelaksanaan pilkada di tengah pandemi covid-19. “Nah, kalo harapan kami, pemerintah itu sebenarnya harus benar-benar bisa melaksanakan physical distancing, membatasi jumlah masa, dan ini singkron dengan PKPU nya. Ternyata PKPU Nomor 6 itu disebutkan rapat umum dibatasi seratus orang saja,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, pihak KPU juga akan mengundang seluruh tim pemenangan dari pasangan calon untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan. “Jadi, tidak ada arak-arakan dan pawai keliling, kecuali dari titik posko menuju ke kantor KPU,” pungkasnya.(lazo/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here