CILEGON – Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Cilegon sudah mulai ditempatkan di Trans Hotel. Hal tersebut setelah diketahui pada hari pertama penggunaan tempat isolasi guna pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Lingkungan Kedung Baya, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (21/10).

Pantauan Oeridab.com, di lokasi, telihat sejumlah petugas medis dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon mulai berjaga di Trans Hotel. Berbagai imbauan dan alat medis sudah disediakan di hotel tersebut.

Selain itu, Trans Hotel juga dibagi kedalam tiga zona, yaitu zona hijau bagi tenaga keamanan dan tempat keluarga pasien mengantarkan makanan maupun kebutuhan isolasi. Zona kuning tempat penyimpanan peralatan medis dan zona merah tempat bagi pasien positif covid-19.

Sementara, bagi keluarga pasien yang kerabatnya menjalani isolasi di Trans Hotel juga masih bisa mengantarkan makanan maupun barang dengan dititipkan di pos jaga Trans Hotel.

Sedangkan untuk waktu pengiriman dibagi menjadi tiga sesi, yaitu pagi: pukul 06.00 – 10.00 WIB, siang: pukul 12.30-14.00 WIB, sore: pukul 14.00-19.00 WIB.

“Hari ini pasien yang mulai menempati tujuh orang. Prosesnya dijemput ambulans puskesmas, keluarga yang di rumah nunggu swab dulu, kalau hasil swab negatif berarti di rumah, kalau swab positif dan OTG dibawa ke Trans Hotel,” kata Penanggungjawab Tempat Isolasi Mandiri Trans Hotel, Gunawan kepada wartawan, Rabu (21/10).

Ia menjelaskan, terkait makanan sudah disediakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon. Selain itu, kata dia, jika ada pasien yang sakit maka akan segera dirujuk ke RS rujukan.

“Makanan sudah kami siapkan tiga kali sehari dan snack dua kali sehari. Kalau mau membawa sendiri diantarkan oleh keluarga juga boleh tapi hanya makanan tertentu dan secukupnya untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemilik Trans Hotel Danu Warsito mengatakan, sarana dan prasarana sudah lengkap.  Kata dia, hari ini sudah mulai diisi pasien dan akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien OTG hingga 31 Desember 2020.

“Semuanya udah oke, pegawai kami juga wajib pakai APD (Alat Pelindung Diri) lengkap,” singkatnya.(lazo/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here