CILEGON – Walikota Cilegon, Helldy Agustian menggelar rapat dengan melibatkan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan Dinas Kesehatan (Dinkea) dalam rangka evaluasi penanganan Covid-19 yang di gelar di Ruang Dinas Walikota Cilegon, Rabu (3/3).

Helldy menjelaskan, rapat ini bermaksud membuat strategi dalam menangani kasus covid-19 di Kota Cilegon untuk membuat struktur sampai level Kelurahan, dan RT/RW

“Dalam menangani covid-19 di Kota Cilegon kita akan buat tim kecil untuk kemudian kita buat strategi dengan melibatkan level kelurahan sampai debgan unsur terkait, ” ujarnya mantan manajer cabang tunas Toyota Cilegon ini

Lebih lanjut, Helldy meminta, secepatnya Kota Cilegon menuju zona hijau dengan target 100 hari atau sekitar tiga bulan.

“Sebagai upayanya, nanti kita akan memasang poster dan juga akan menyediakan situs web terkait kasus covid-19 sebagai informasi dan edukasi agar masyarakat lebih jera,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Helldy akan mengadakan perlombaan tingkat RW untuk menurunkan angka covid-19 di Kota Cilegon,

“Kita akan bentuk struktur ini dengan melibatkan kelurahan dan RT/ RW, karena kita akan mengadakan perlombaan lngkungan bebas covid-19 sebagai penghargaan terhadap masyarakat,” Ungkapnya.

Helldy menyampaikan, bahwa akan ada sanksi juga untuk beberapa wilayah yang tidak bisa menekan kasus covid-19.

“Nanti dua hari ke depan akan ada hasil dari tim kecil mengenai sanksi yang akan diberikan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta menyampaikan, bahwa target mengenai kasus covid-19 dalam kurun waktu 100 hari ini harus lebih diperhatikan,

“Komitmen kita harus lebih serius dalam menangani covid-19. Target kita dalam waktu 100 hari angka kasus covid-19 berada dalam zona hijau,” katanya. (rul/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here