CILEGON – Sebanyak 2.500 honorer guru madrasah diniyah dan guru TPA mulai sedikit ada titik terang. Ini setelah adanya konfirmasi dari Bagian Kesra Setda Kota Cilegon.

Kasubag Kelembagaan Bagian Kesra Setda Kota Cilegon Muchyi menuturkan, dirinya dipanggil oleh Wakil Walikota terkait honorer guru madrasah diniyah dan guru TPA yang tak kunjung cair.

“Waktu Selasa pagi dipanggil sama Pak Wakil untuk menjelaskan itu”, tuturnya kepada oeridab.com, Selasa (4/5).

Muchyi menjelaskan, terkait honorer itu sudah selesai. Ini dikarenakan Note Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah disampaikan ke Kantor Kemenag Cilegon.

“Sudah selesai. Sekarang tinggal pihak Kemenag yang mengurus pencairannya”, jelas Muchyi.

Menurut Muchyi, pihak Kemenag tinggal membuat rekening baru untuk proses pencairan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Kalau sudah buat, nanti tinggal transfer dari BPKAD ke nomor rekening Kemenag yang digunakan untuk pencairan honorer para guru madrasah. Setelah ditransfer dari BPKAD, nanti dari Kemenag sendiri yang mentransfer ke nomor rekening para guru honorer itu”, ujarnya.

Diketahui, para guru honorer itu belum menerima honornya atau haknya sejak Januari. (rul/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here