CILEGON – Meski kini Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah diserahkan oleh Bagian Kesra Setda Kota Cilegon kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon, namun sepertinya para guru honorer Madrasah Diniyah (MD) tetap minta kepastian kapan haknya bisa diterima.

Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Cibeber A Jazuli menyatakan, para guru tidak meminta Tunjangan Hari Raya (THR) sebagaimana halnya para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Mereka hanya minta haknya. Jadi tolong pastikan hak mereka kapan bisa diterima”, terang Jazuli yang juga Ketua Yayasan Alfikri, Pasir Angin, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber kepada oeridab.com, Rabu (5/5).

Kata Jazuli, pihaknya akan terus memantau sampai dimana perkembangan proses pencairan honor tersebut.

“Kasihan para guru honorer madrasah. Masa sebenyar lagi mau lebaran, mereka masih belum pada menerima hak mereka”, ujarnya.

Jazuli berharap, agar Kantor Kemenag secepatnya memberikan kepastian soal kapan honor bisa mereka terima.

“Waktu kan tidak terasa. Sekarang saja sudah H-7. Berapa lama lagi mereka harus menunggu. Jadi, mohon secepatnya dicairkan”, tandasnya. (rul/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here