SERANG – Masih minimnya para penghulu dalam membuat karya tulis ilmiah, membuat pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesian (APRI) Provinsi Banten menggelar kegiatan seminar karya tulis ilmiah bagi para penghulu yang dilaksanakan di Pokel Garden, Kelapa Dua, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Ketua APRI Provinsi Banten Komar mengatakan, kegiatan ini digelar untuk melecut semangat para penghulu agar mau membiasakan membuat karya tulis ilmiah.

“Penghulu itu kan jabatan fungsional. Maka agar penghasilan tunjangannya bertambah, salah satu komponennya yang dilihat adalah hasil karya tulis ilmiahnya. Sudah berapa banyak. Nanti akan memperoleh angka kredit”, katanya kepada oeridab.com, Senin (21/6).

Komar meminta, kepada seluruh penghulu agar bisa mengubah paradigma. Penghulu juga harus bisa dan rajin membuat karya tulis.

“Jangan paradigmanya cukup sekadar menikahkan,selesai. Tapi harus lebih dari itu”, pinta laki-laki yang juga Kepala KUA Kecamatan Serang ini.

Sementara Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten Nanang Fatchurochman mengapresiasi kegiatan yang diadakan APRI Banten.

“Ya ini sangat bagus. Karena untuk memberikan wawasan keilmuan dalam membuat karya tulis ilmiah. Apalagi untuk kenaikan pangkat itu yang dilihat adalah karya tulisnya”, terang Nanang.

Nanang berharap, pihaknya bisa terus mendukung upaya yang dilakukan APRI Banten dalam memberikan edukasi terkait pembuatan karya tulis ilmiah. (rel/red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here