CILEGON – Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (DKPS) Kota Cilegon menggelar acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang berlokasi di Lobby Gedung Graha Edhi Praja, Rabu ( 30/06 ).

Walikota Cilegon, Helldy Agustian menyampaikan, jika pembangunan Zona Integritas memiliki lima tahapan penting yang harus dilalui. “Proses pembangunan Zona Integrasi memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui yaitu pencanangan, pembangunan, pengusulan, penilaian dan penetapan”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Helldy mengatakan, jika tahap pembangunan memiliki makna paling penting dalam Zona Integritas. “Perlu diketahui tahap yang paling penting dalam zona integrasi yaitu tahapan pembangunan yaitu membangun integritas dalam unit intsansi pemerintah melalui berbagai perubahan dan perbaikan yang terencana masif komprensif dan sistematik”, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Helldy mengajak untuk bersama sama melayani masyrakat dengan tidak menerima pungli dan tidak melakukan tindakan korupsi. “Untuk kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon mari kita bersama-sama untuk tidak melakukan Pungli dan tidak melakukan tindakan korupsi karena konsep kita itu melayani bukan dilayani”,  pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DKPS Kota Cilegon, Hayati Nufus menuturkan, jika tidak adanya biaya dalam pengurusan administrasi kependudukan. “Semua pelayananan untuk administrasi kependudukan di DKPS Kota Cilegon ini tidak ada biaya. Sementara, mulai tahun 2021 ini masyarakat juga bisa mengurus dokumen kependudukan secara online jadi masyarakat bisa mengurusnya cukup di rumah saja”, katanya.

Nufus mengatakan, DKPS Kota Cilegon secara tegas menolak adanya pungli dan korupsi “Dengan adanya pencanangan Zona Integritas ini, kami berkomitmen untuk menolak adanya gratifikasi, korupsi dan pungli di DKPS Kota Cilegon ini”, pungkasnya. (nah/red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here