CILEGON – Beberapa waktu lalu, terduga pemilik akun IG, seorang perempuan warga Gedong Dalem ,Kecamatan Jombang dilaporkan Walikota Helldy Agustian terkait komentarnya yang menyebut Helldy dengan kata yang tak pantas.

 

Laporan yang Helldy lakukan lantaran adanya Undang Undang ITE dan sekaligus sebagai upaya Helldy untuk mengedukasi.

Namun, langkah yang Helldy lakukan rupanya amat disayangkan oleh Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC). “Kami dari IMC menyayangkan sikap walikota Cilegon yang melaporkan warga Gedongdalem Kecamatan Jombang atas dugaan pelanggaran UU ITE”, terang Ketua IMC Yanto Heny dalam rilisnya kepada oeridab.com, Senin (5/7).

Menurutnya, jika ditinjau dari perspektif hukum memang ada pelanggaran hukum disitu. Akan tetapi sebagai pimpinan daerah atau pejabat publik Helldy seharusnya lebih mengedepankan asas kekeluargaan terhadap warga nya sesuai dengan semboyan Kota Cilegon akur sedulur jujur adil makmur.

“Begitu juga jika memang dalih edukasi, Helldy bisa melakukan langkah mediasi dengan pendekatan emosional tanpa perlu melaporkan”, ujar Yanto.

Sejauh ini, kata dia, meskipun pihak terlapor sudah meminta maaf dan mengkonfirmasi bahwa akun tersebut memang bukan miliknya.

“Tapi kami sangat prihatin karena secara psikis fotonya sudah tersebar dan seolah dia bersalah”, katanya.

Lantaran hal itu, pihaknya mengecam langkah berlebihan yang telah dilakukan walikota cilegon, Selanjutnya, IMC  sebagai organisasi kemahasiswaan Cilegon akan melakukan dukungan moral terhadap terlapor atas dugaan kasus ini untuk bisa bersemangat kembali menjalani aktifitas seperti biasanya. (nah/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here