CILEGON – Paud TKIT Raudhatul Jannah Kota Cilegon patut berbangga. Ini dikarenakan menjadi piloting Project atau percontohan Paud Holistik Integratif dari pusat tepatnya dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Selasa (12/10), Paud TKIT Raudhatul Jannah kedatangan tamu seorang Analis Kebijakan Madya Koordinator Pemenuhan Hak Anak Kemenko PMK, Silvani.

Menurut Silvani, kedatangannya ke Cilegon dikarenakan Paud TKIT Raudhatul Jannah merupakan Paud percontohan Holistik Integratif.

“Paud sudah jadi piloting Project sejak tahun 2019”, terang Silvani kepada oeridab.com.

Silvani menjelaskan, Paud Holistik Integratif itu adalah sebuah program yang memberikan layanan bahwa Paud bukan hanya layanan pendidikan saja. Tapi ada layanan yang lainnya seperti layanan kesehatan,perlindungan anak, kesejahteraan anak, dan tumbuh kembang anak.

“Nah di Cilegon sudah mulai ada yang menerapkan Paud Hilostik Integratif. Semoga ini bisa terus tersosialisasi”, tandas Silvani.

Sementara, Pimpinan Paud TKIT Raudhatul Jannah Fauziyah mengatakan, sekolahnya menjadi piloting Project lantaran sudah memenuhi semua layanan yang diharuskan. Sehingga sekolahnya menjadi percontohan untuk Paud Holistik Integratif.

“Dengan menjadi Paud Holistik Inegtratif,maka sekolah kita tidak hanya memberikan layanan pendidikan. Tapi juga memberikan layanan lainnya seperti kesehatan, perlindungan, kesejahteraan,psikis, dan tumbuh kembang anak”, imbuhnya.

Kata dia, dan Paud TKIT Raudhatul Jannah sudah melaksanakan memberikan layanan secara bertahap hingga sampai seperti sekarang ini.

“Dengan menjadi percontohan,maka setidaknya sekolah kita juga harus siap menjadi percontohan oleh sekolah lainnya di kota baja tersebut”, imbuhnya.

Selain itu, kata dia, Paud TKIT Raudhatul Jannah juga telah mengupayakan lembaga satuannya menuju Paud Holistik Integratif yang menjadi harapan bersama.

“Namun belum optimal.  Masih perlu terus meningkatkan diri dan bersinergi dengan mitra lain seperti keluarga, masyarakat dan OPD lintas sektor untuk memenuhi kebutuhan essensial anak yang mencakup pendidikan, kesehatan gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan”. (nah/red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here