CILEGON – Setelah sekian lama, perjuangan Forum Komunikasi Guru dan Tenaga Honorer (FKGTH) Kota Cilegon, akhirnya membuahkan hasil.

Senin (15/11), Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon melakukan validasi data terhadap para honorer baik guru maupun tenaga kependidikan lainnya yang tergabung dalam FKGTH.

Pantauan oeridab.com, kegiatan dilakukan dua gelombang. Ada yang pagi sampai siang. Ada yang siang sampai sore. Kegiatan validasi yang digelar di aula Dindik itu hanya dihadiri Kepala Seksi (Kasi) Tenaga Kependidikan Bidang Pegawai Tenaga Kependidikan Hikmatullah dan Sekretaris Dindik Romli Rohani. Tapi Romli tidak sampai selesai.

Diketahui, beberapa bulan lalu FKGTH melakukan hearing bersama anggota DPRD Cilegon. Selain itu, Ketua FKTGH juga terus melakukan komunikasi baik dengan Walikota maupun dengan Kepala Dindik saat itu Ismatullah. Hasilnya disepakati, bahwa dari jumlah anggota FKGTH 803 orang yang akan mendapatkan honor Rp1 juta terlebih dahulu yang sudah mengabdi selama sepuluh tahun. Jadi semuanya ada 490 orang. Sisanya nanti bertahap.

Namun sayang, perjuangan yang sudah membuahkan hasil tersebut diklaim oleh Dindak bahwa itu perjuangan Dindik.

Dikonfirmasi, Ketua FKGTH Cilegon Somy mengaku kecewa mendengar dan mengetahui dari anggota dan pengurus yang lain.

“Ya kecewa. Diundnag sebagai Ketua FKGTH aja enggak. Setidaknya kan ada ucapan terima kasih dari FKGTH kepada Dindik. Tapi ini enggak ada sama sekali”, ujar Somy kepada wartawa , Senin (15/11) sore.

Bahkan kata Somy, dirinya sudah bertemu dengan Hikmatullah selaku perwakilan Dindik. Tapi sayang, hasilnya nihil.

“Pihak Dindik tidak berupaya terus terang kepada publik jika itu hasil perjuangan FKGTH”, tutur Somy.

Lantaran hal itu, ia akan berupaya kembali beraudiensi atau melakukan langkah-langkah serius agar Dindik mengakui bahwa itu perjuangan FKGTH.

Sementara, Bendahara FKGTH Ratna ketika dikonfirmasi mengaku sedih dan perih ketika pada awal sambutan dari Dindik tidak sedikit pun menyatakan bahwa itu perjuangan FKGTH.

“Ya sedih lah pak. Itu perjuangan bareng-bareng. Tapi malah diklaim oleh Dindik”, terang Ratna.

Kata Ratna, dirinya dan pengurus lainnya akan mendukung langkah apapun asalkan itu untuk kebaikan bersama.

Sampai saat berita ini tayang, tidak ada konfirmasi pun dari.pihak Dindik. (nah/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here