CILEGON – Pemkot Cilegon memberikan kadeudeuh kepada peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVIII tingkat Provinsi Banten asal Kota Cilegon yang diberikan secara langsung oleh Walikota Cilegon, Helldy Agustian bertempat di Ruang Rapat Walikota Cilegon, Rabu (22/12).

Pemberian kadeudeuh berupa uang kepada perseorangan yang telah menorehkan prestasi pada perlombaan tersebut. Besaran kadeudeuh diantaranya tiga peserta peraih mendali perak masing-masing mendapatkan Rp24 juta dan dua peserta peraih mendali perunggu masing-masing mendapatkan Rp23 juta.

Helldy mengatakan,  pemberian kadeudeuh ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kafilah yang berprestasi di ajang MTQ XVIII tingkat Provinsi Banten.

“Kadeudeuh ini sebagai bukti bahwa Pemkot Cilegon sangat peduli terhadap pada peserta yang telah mewakili Kafilah Kota Cilegon yang sudah meraih prestasi pada ajang MTQ tingkat Provinsi Banten,” ujarnya.

Lebih lanjut, Helldy mengatakan, jika tahun ini ada peningkatan prestasi yang diraih kota Cilegon. Berbeda dengan tahun lalu. Cilegon hanya mendapatkan satu perak dan lima perunggu. Sedangkan tahun ini Cilegon bisa mendapatkan tiga perak dan dua perunggu.

“Ini menandakan adanya progres kenaikan prestasi pada kafilah Kota Cilegon yang tadinya dapat satu perak sekarang mendapatkan tiga perak,” tuturnya.

Helldy berharap, ke depan kafilah kota Cilegon bisa mendapatkan lebih banyak prestasi. “Saya berharap ke depan kafilah kota Cilegon bisa memberikan lebih banyak prestasi dan semoga di tahun depan kota Cilegon bisa meraih medali emas serta bisa membawa Cilegon menjadi juara umum pada ajang MTQ tingkat Provinsi serta bisa menjadi perwakilan provinsi Banten untuk di tingkat Nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Cilegon, Rahmatullah menyatakan jika kafilah kota Cilegon pada ajang MTQ tingkat Provinsi ini masih kurang maksimal. “Pada MTQ tingkat provinsi ini, kafilah kota Cilegon masih¬† mempunyai kekurangan yaitu kurangnya percaya diri dari para peserta setelah meraih juara pada MTQ tingkat kota sehingga mengakibatkan kurang maksimal dalam perbutan juara,” ujarnya.

“Meskipun masih adanya kekurangan, tapi saya bersyukur tahun ini kota Cilegon bisa meraih lima medali dari beberapa cabang diantaranya dari cabang Tahfizh Alquran Golongan 30 Juz, Tahfizh Alqur’an Golongan 5 Juz dan Tilawah, Tafsir Alquran golongan Bahasa Indonesia, Qira’at Saba’ah Golongan Qira’at Murottal Remaja dan Tilawah Al-Quran Golongan Anak – Anak,” pungkasnya. (nah/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here