JAKARTA – Muamalat  Institute (MI) bersinergi dengan Universitas Islam Malang (UNISMA), dalam mencetak bibit unggul sumber daya manusia (SDM) Ekonomi Syariah.

Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto menuturkan, Muamalat Institute siap menjadikan UNISMA sebagai pilot projects program Muamalat Indonesia Kompeten (MIKO), yang nantinya akan menyebar ke kampus-kampus di seluruh Indonesia.

“Ini adalah tanda-tanda kebangkitan industri Ekonomi Syariah di Indonesia. Maka dari itu, kita perlu menciptakan suatu terobosan, menciptakan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang luar biasa kompeten,” ujar Anton.

Program MIKO, kata Anton, adalah salah satu ikhtiar Muamalat Institute, dalam upaya menciptakan kualitas sumber daya manusia yang baik, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, dan juga industri halal Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Indonesia memiliki potensi ke arah sana. Tentu saja UNISMA yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama, tentu memiliki privilege. Kami dari sisi industri, harus membuka diri, dan mendekatkan diri ke kampus. Alhamdulillah UNISMA adalah salah satu kampus yang membuka diri lebar-lebar, dan menerima penerapan MIKO,” papar Anton yang juga pejabat senior di Bank Muamalat Institute.

Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang Dr. Rini Rahayu Kurniati mengatakan, program Muamalat Indonesia Kompeten (MIKO) adalah program baru Muamalat Institute, tetapi banyak hal-hal yang istimewa menurut UNISMA.

Karena, ada pengarahan-pengarahan untuk mahasiswa, seperti diajarkan bagaimana marketing push. Bagaimana mahasiswa administrasi bisnis menjadi kredibel, bagaimana menjadi kreatif, mengelola resiko, dan menjalin costumer relationship.

Program-program ini nantinya mahasiswa akan diberikan sertifikat, yang mana ada poin-poinnya, yang nantinya berpeluang bergabung dengan industri keuangan syariah Bank Muamalat Indonesia.

“Tetapi ada kompetisi-kompetisi dan penilaian tertentu, jadi nanti bagaimana anak-anak ini bisa mengetahui produk keuangan syariah, bagaimana mengetahui operations system, dan lain sebagainya,” ujar Rini.

“Mudah-mudahan kami bisa membimbing anak-anak dengan baik, melalui kerjasama dengan Muamalat Institute ini,” lanjutnya.

Rektor UNISMA Prof. Maskuri menuturkan, pihaknya berterima kasih kepada Muamalat Institute yang telah memfasilitasi program MIKO untuk para mahasiswa administrasi bisnis UNISMA.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Muamalat Institute dan juga Bank Muamalat Indonesia, yang sudah berkenan MoU dengan UNISMA. InsyaAllah ini akan ditindaklanjuti, dan bisa dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya

Muamalat Institute dan Bank Muamalat Indonesia akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Universitas Islam Malang, dalam menjalankan partnership.

“Maka dari itu, sinergitas ini harus kita optimalkan bersama, bukan sekedar kolaborasi hitam di atas putih, tetapi kolaborasi betul-betul kongkrit, terjalin silaturahmi yang erat, dengan ragam aksi nyata,” pungkasnya. (ris/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here