CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menggelar pelantikan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tahun 2022 yang bertempat di Aula Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik Kota Cilegon, Senin (21/02).

Adapun jabatan eselon dua yang dilantik terdiri dari enam pejabat. Yaitu Kepala Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik (KISS) diisi oleh Didin S Maulana, Kepala Dinas Koperasi dan UMK dijabat oleh Agus Ubaidillah, Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) dijabat oleh Damanhuri, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) diisi oleh Agus Zulkarnaen, Joko Purwanto dilantik sebagai Staff Ahli Bidang Pemerintah dan Hukum Setda Kota Cilegon, dan Sabri Mahyudi dilantik sebagai Staff Ahli Bidang Sosial, SDM dan Kemasyarakatan Setda Kota Cilegon,

Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat eselon dua yang baru dilantik.

“Saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang saat ini dilantik dan saya yakin pejabat yang dilantik ini merupakan orang-orang yang mampu menjalani amanah serta dapat menjalani tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya, kepada media usai pelantikan.

Helldy mengatakan, pejabat eselon dua yang dilantik semuanya telah mengikuti tahap seleksi sesuai dengan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara.

“Para pejabat yang dilantik saat ini merupakan pejabat administrator yang telah mengikuti serangkaian tahapan seleksi sebagaimana tertuang dalam rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada tanggal 14 februrari tahun 2022 perihal seleksi hasil terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon,” katanya.

Lebih lanjut, sambung Helldy, para ASN yang dapat kepercayaan memiliki jabatan merupakan aparatur yang layak dan sudah memenuhi berbagai ketentuan yang sesuai dengan pengisian jabatan dan dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi saat ini.

“Yang terpilih dan punya jabatan bukan karena hal – hal yang bersifat subjektif,” sambungnya.

Helldy juga berharap, para pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugas secara profesional dan meningkatkan kreatifitas serta inovasinya dalam bekerja.

“Para pejabat yang dilantik semuanya diharapkan dapat mempelajari seluruh aturan dasar pelaksanaan tugas agar terhindar dari berbagai masalah hukum. Kemudian lakukan konsolidasi terhadap pegawai yang ada di OPD nya masing-masing agar dapat selalu kreatif dan inovatif, jeli dan tanggap untuk melakukan perubahan. Jadi jangan berputar pada hal-hal rutin agar pelayanan kepada masyarakat dapat cepat dirasakan, serta dapat melaksanakan tugas secara profesional dan dapat dipertanggung jawabkan,” pungkasnya.

Sementara, meski enam pejabat eselon dua telah dilantik, namun masih ada tiga organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong, yaitu RSUD, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan yang terakhir Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). (nah/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here