CILEGON – Dana bantuan operasional Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), belum lama ini dicairkan oleh Pemerintah Kota Cilegon.

Sebanyak 84 Masjid di semua Kecamatan yang mengajukan proposal bantuan hibah, 80 diantaranya sudah bisa dipastikan sudah dapat menikmati salah program yang masuk dalam janji politik Wali Kota dan Wakil Walikota Cilegon ini.

Beberapa waktu yang lalu Wali Kota Cilegon Helldy Agustian bahkan memastikan secara langsung dana stimulan untuk Dewan Kemakmuran Masjid atau DKM diterima oleh pengurus.

Helldy datang ke salah satu masjid penerima bantuan, tepatnya Masjid Attaqwa di Lingkungan Ciora Jaya, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol. Dalam kesempatan tersebut Helldy mengatakan bahwa tahun ini, yang mengajukan sekitar 150 DKM. Namun, secara administratif yang diberikan persyaratannya lengkap ada 84 DKM.

Bantuan ini merupakan program bantuan dana hibah yang dianggarkan oleh Pemerintahan yaitu bantuan dana 20 juta rupiah per dua tahun untuk Masjid.

“Janji politik saya Rp 10 juta per tahun, tapi kan setiap tahun tidak bisa menerima hibah, jadi per dua tahun Rp 20 juta,” katanya

Tidak berhenti sampai disitu, usai mencairkan dana bantuan operasional DKM Wali Kota selanjutnya mengumpulkan seluruh Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Cilegon untuk diberikan pembinaan manajemen DKM agar bisa lebih baik lagi dalam kepengurusan Masjid yang mereka bawahi dengan tema “Meningkatkan Peran Pengurus DKM yang Profesional dan Modern Dalam Kemakmuran Masjid” yang dilaksanakan di Greenotel Cilegon, Senin (22/08).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk membekali DKM dalam mengelola keuangan Masjid.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program bantuan dana hibah yang dianggarkan oleh Pemerintahan kami yaitu bantuan dana 20 juta rupiah per 2 tahun untuk Masjid, nantinya DKM dapat mengerti bagaimana caranya mendapatkan dana ini dan dipergunakannya untuk apa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Helldy mengatakan, bahwa Bagian Kesra sudah memetakan Masjid yang akan menerima bantuan dana. “Bagian Kesra sudah melakukan pemetaan per kelurahan dan kecamatan mengenai jumlah masjid yang akan menerima bantuan hibah tersebut, sehingga dapatlah angka 382 masjid yang akan menerima bantuan tersebut,” tuturnya.

Helldy  menekankan, bahwasanya program bantuan dana untuk Masjid akan disalurkan sebagai bentuk program prioritasnya.

“Program bantuan dana untuk Masjid ini akan terus diawasi sehingga semua masjid yang sudah dalam pemetaan akan menerima dana hibah tersebut, karena program ini merupakan salah satu dari 19 program prioritas pemerintah Kota Cilegon,” jelasnya.

“Jadi untuk pengurus DKM saya harap bersabar, memang belum semua menerima dana hibah ini, karena ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan oleh DKM untuk menerima dana ini, oleh karena itu kita mengumpulkan pengurus DKM untuk menyamakan persepsi terkait bagaimana caranya untuk mendapatkan dana 20 jura ini,” sambung Helldy.

Dengan adanya kegiatan ini, Helldy berharap, pengurus DKM yang hadir menjadi pengurus DKM yang profesional.

“Saya harap bapak sekalian nantinya dapat menjadi pengurus DKM yang profesional, bisa bikin proposal untuk yang berkaitan dengan dana hibah yang saya singgung tadi, sehingga dapat membantu Pemerintah untuk segera menyalurkan dana tersebut ke Masjid-Masjid,” terangnya.

Tidak berhenti disitu, demi menguatkan SDM pengurus Masjid, Helldy juga meminta setelah kegiatan ini, nantinya pengurus DKM akan dapat pelatihan lanjutan mengenai pemandian jenazah. “Saya ingin di setiap Masjid di kota Cilegon memiliki pemandi jenazah, karena untuk saat ini masih banyak Masjid yang belum memiliki pemandi jenazah, maka dari itu, saya berharap kepada Bagian Kesra nantinya ada kegiatan lanjutan untuk pengurus DKM yaitu mengenai pembinaan pemandian jenazah, sehingga setiap Masjid di Cilegon memiliki pemandi jenazah yang baik dan benar,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra pada Sekretariat Daerah kota Cilegon Rahmatullah menyampaikan dalam laporannya bahwasanya kegiatan ini diselenggarakan 2 hari, dimulai tanggal 22 Agustus 2022 dan 23 agustus 2022 dan dihadiri 90 perwakilan dari pengurus DKM sekota Cilegon, dengan tujuan membangun manajemen DKM yang profesional dalam memakmurkan masjid.

Pada kesempatan yang sama, salah satu pengurus DKM Masjid Nurul Iman Tegal Cabe Kidul, Citangkil, Tb. Afidullah yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan apresiasi yang besar kepada pemerintah Kota Cilegon.

“Alhamdulillah dengan adanya program pelatihan ini, kita para pengurus DKM dapat dibekali ilmu untuk memajukan kemakmuran masjid, ini merupakan bekal yang positif bagi kami agar dapat mengelola dana Masjid jadi lebih baik,” katanya.

Kata dia, untuk program dana hibah yang diiniasi walikota yang Rp20 juta per dua tahun itu sangat bagus, karena kapan lagi masjid dapat bantuan sebanyak itu kalau bukan dari donatur besar.

Dikatakannya, jarang sekali Masjid bisa mendapatkan dana sebesar itu, jadi dana itu akan sangat terasa sekali kemanfaatannya untuk kemakmuran Masjid,” tandasnya. (rul/red)

   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here