CILEGON – Atas inisiasi Pemerintah Kota Cilegon, Perbankan di Cilegon sudah mengeluarkan pinjaman uang sebesar 697 Miliyar kepada pengusaha di Cilegon atas bantuan modal Kredit Usaha Rakyat (KUR), hal ini disampaikan Helldy saat membuka kegiatan senam pagi yang diselanggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cilegon Baja yang dirangkaikan dengan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Cilegon serta gebyar UMKM dan Perbankan yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta.

Helldy menyampaikan, percepatan dan penguatan ekonomi sangat penting dilakukan saat ini. “Akses Keuangan Daerah menjadi salah satu kerangka Pembangunan Ekonomi Nasional sebagai mana tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sejalan dengan ini percepatan dan penguatan ekonomi,” tuturnya.

“Pembentukan dan pengukuhan TPAKD Kota Cilegon adalah salah satu jawabannya, yang diharapkan dapat memberikan warna tersendiri dalam mendorong dan mensinergikan upaya program akses keuangan,” sambungnya.

Tidak lupa Helldy juga menyampaikan, dalam hal penguatan ekonomi, Pemkot Cilegon telah meluncurkan bantuan permodalan pagi perintis usaha mikro. “Pemkot Cilegon telah meluncurkan bantuan permodalan dengan bunga 0% bagi perintis usaha mikro sebesar 1-3 juta rupiah kepada 1.178 UMKM yang disalurkan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon,” ujarnya.

“Namun anggaran yang dikeluarkan melalui APBD ini belum mencakupi semua, sehingga kita butuh kerjasama dengan pihak perbankan yang akan kita kuatkan di kemudian hari,” sambungnya.

Helldy menyampaikan, rasa terimakasih kepada pihak perbankan yang sudah bekerja sama dengan Kota Cilegon. “Saya ucapkan terimakasih kepada pihak perbankan yang sudah bekerjasama dengan Pemkot Cilegon karena sudah dihimpun data dari 6 bank yaitu BJB, BRI, BTN, BSI, BNI, dan Bank Mandiri dengan realisasi KUR sebesar 697 Miliyar,” tuturnya.

Helldy berharap ke depannya akan terjadi lagi transaksi permodalan bagi UMKM. “Dengan terselenggaranya kegiatan ini saya berharap kedepannyabakan lebih lagi terjadi transaksi permodalan bagi UMKM di Kota Cilegon,” tutupnya. (rul/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here